oleh

Kota Bekasi Hadir Pada Rakerda Dekranasda Provinsi Jabar

Kepala Diskopukm Kota Bekasi Yayan Yuliana bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi Satia Sriwijayanti Anggraini menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat yang dibuka langsung oleh Atalia Praratya. Bertempat di Hotel Arya Duta Medan, Sumatera Utara.

Yayan Yuliana berharap Dekranasda dan TP. PKK Provinsi Jawa Barat khususnya Kota Bekasi dapat maksimal mengakomodir dan mengangkat kerajinan lokal maupun industri kreatif di Kota Bekasi.

“Mengembangkan betul UKM lokal kita, dapat mengakomodir serta mengangkat hasil kerajinan industri kreatif Kota Bekasi. Saat ini banyak produk yang dihasilkan memiliki mutu baik dan kemasan produk yang menarik,” kata Yayan Yuliana

Lanjut Yayan mengatakan potensi kerajinan lokal dan industri kreatif di Kota Bekasi dapat diakomodir untuk diangkat dan dipromosikan lebih maksimal oleh Dekranasda Kota Bekasi.

“Keunggulan produk kita menjadi peluang baru membuka bisnis, promosi menjadi hal penting. Di Kota Bekasi produk-produk lokal ini telah ada wadah promosinya yakni di Galeri UKM Dekranasda yang berada di lobby utama gedung 10 lantai Pemkot Bekasi,” jelas Yayan

Dalam pengembangan UKM, Pemerintah dan stakeholder, turut berkolaborasi untuk memfasilitasi pembinaan dan pelatihan sehingga produk kerajinan dan industri kreatif yang ada di Kota Bekasi dapat lebih berinovasi, menambah nilai jual dan tentunya berdaya saing.

Sementara Ketua Dekranasda Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto mengatakan siap bersinergi menyamakan langkah dan persepsi dalam mewujudkan harapan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Wiwiek menjelaskan bahwa Kota Bekasi yang terdiri dari 12 kecamatan memiliki beragam kerajinan lokal maupun industri kreatif, seperti Batik, makanan khas, kerajinan ecoprinting, dan lainnya sangat menjanjikan untuk dikembangkan sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tentunya potensi tersebut didukung oleh semua pihak, tak hanya pemerintah daerah tapi juga seluruh komponen masyarakat memastikan bersinergi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya dalam melambungkan produk lokal Kota Bekasi.