52 Tahun Usiamu Kini

By tarmin 04 Feb 2016, 13:12:57 WIB

 52 Tahun Usiamu Kini

Genap sudah 52 tahun usia orang nomor satu di Kota Bekasi. Lahir sebagai putera daerah Bekasi 3 Februari 1964 patut diacungin jempol dalam mengawal karir politiknya. Rahmat merupakan pria ulet yang berasal dari sebuah pekerja pabrikan. Berawal dari hanya seorang supervisor sebuah perusahan minyak, kini sudah menjadi top leader di Kota Bekasi. Hampir 13 tahun perkenalan dengan dirinya berlangsung. Tak ada yang banyak berubah dari sosok pria berdomisili di Pekayon, Bekasi Selatan itu. Kelogatan betawi nya tak pernah hilang sampai sekarang. Sikap tegas dan berwibawa tetap dikedepankan pria yang punya panggilan akrab Pepen. Sejak mengenal sosok pria yang menggawangi DPD Golkar Kota Bekasi berawal dari di gedung DPRD. Saat itu, Rahmat Effendi terpilih sebagai wakil rakyat untuk kali pertamanya pada periode 1999-2004. Ternyata cukup lima tahun dia hanya duduk di kursi anggota. Lantas periode selanjutnya, Rahmat berhasil merebut kursi ketua DPRD Kota Bekasi pada periode 2004-2008. Sejumlah isu politik mulai menerpa dirinya. Namun, tak ada satu pun badai yang mampu menggesernya meski banyak lawan politiknya terus ingin menjatuhkan. Rahmat Effendi dikenal sebagai orator ulung. Dia mampu menjawab semua tantangan yang ada di depan matanya. Mungkin salah satu sejarah yang sempat di gawanginya saat duduk di DPRD Kota Bekasi adalah membuat gerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas lahan persampahan di Kota Bekasi. Dia merupakan salah satu pencetus adanya perjanjian kerjasama persampahan antara pemerintah Kota Bekasi untuk Pemerintah DKI Jakarta atau yang lebih dikenal perjanjian bipartit. Karena kesuksesannya membawa harkat dan martabat wakil rakyat, Rahmat akhirnya dipercaya menjadi orang nomor dua memimpin Kota Bekasi pada 2008-2013 lalu. Selama menjabat Wakil Wali Kota, Rahmat juga tak pernah meninggalkan sejarah kebekasiannya. Logat dan perilaku orang Bekasi menurutnya sebag
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment