BEKASI – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA, SMK, dan MA Kabupaten Bekasi resmi dibuka di SMAN 1 Cikarang Utara, Kamis (28/6/2025). Kegiatan tahunan ini mengusung semangat kolaborasi dan apresiasi seni, dengan partisipasi 478 siswa dari 70 sekolah se-Kabupaten Bekasi.
Munabbi Riasah, Penanggung Jawab sekaligus Ketua Sanggar MGMP Seni Budaya, dalam sambutannya menekankan bahwa FLS3N bukan sekadar kompetisi, melainkan *pesta kegembiraan” bagi seluruh peserta. “Kalau sains ada olimpiade, olahraga ada olimpiade, tapi seni ada festival. Festival adalah wujud kebahagiaan dan apresiasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk siap menerima hasil juri dengan lapang dada. “Siapapun yang juara, mari kita dukung bersama. Tugas kita adalah memperbaiki dan mengevaluasi untuk persiapan ke tingkat nasional,” tambah Munabbi.
Ricky Haryadi, Ketua Pelaksana FLS3N, menyebut jumlah peserta tahun ini “signifikan”, menandakan antusiasme pelajar terhadap seni. “Kami sangat menghargai anak-anak berbakat yang berkomitmen mengejar prestasi non-akademik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan transparansi penilaian. “Panitia memastikan tidak ada titipan juara. Siapa yang berbakat, dialah pemenangnya,” tegas Ricky.

FLS3N 2025 memperlombakan berbagai cabang seni, termasuk sastra, yang kali ini diikuti pula oleh siswa SMK dan MA. Dukungan penuh diberikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 3 serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
Acara ditutup dengan harapan agar Kabupaten Bekasi dapat mengukir prestasi di tingkat nasional, dengan semangat kolaborasi sebagai kunci utama. (*)





