Monitoring Etape II Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bekasi

Tim Inspektorat Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia melaksanakan monitoring Etape II Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Monitoring ini bertujuan untuk melihat progres operasionalisasi koperasi dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi.

Tujuan dan Target Monitoring

  • Monitoring ini difokuskan pada progres operasionalisasi KDMP yang telah melewati tahapan musyawarah khusus dan block up.
  • Targetnya adalah 16.116 koperasi dapat beroperasional hingga akhir Desember tahun ini dengan dukungan kementerian, lembaga terkait, dan BUMN.

Dukungan Pemerintah Daerah

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Koperasi dan UKM mendukung penuh pengembangan KDMP, baik dalam aspek legalitas maupun pengembangan usaha.
  • Hasan Basri, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, berharap seluruh KDMP dapat menjalankan unit usaha seperti gerai sembako, simpan pinjam, dan layanan klinik dan apotek.

Kondisi Terkini KDMP Jayamukti

  • KDMP Jayamukti memiliki 60 anggota dengan total simpanan terkumpul Rp14 juta dan omzet usaha sekitar Rp28 juta hingga Oktober 2025.
  • Strategi awal difokuskan pada simpan pinjam anggota dengan plafon Rp1 juta per orang.
  • Ketua KDMP Jayamukti, Ismail Ali Imran Lubis, mengungkapkan rencana pengembangan infrastruktur berupa gerai KDMP yang diusulkan memanfaatkan lahan fasilitas umum.

Kendala dan Solusi

  • KDMP Jayamukti masih terkendala akses bahan pangan seperti beras, minyak goreng subsidi, dan gas 3 kilogram.
  • Ismail berharap dapat menjalin kerja sama dengan pihak eksternal, termasuk penyedia dapur MBG, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *