BEKASI – Plt Kepala Seksi (Kasie) Bina Terminal, Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Andarias Sorah, menyampaikan antisipasi lonjakan penumpang perusahaan Oto bus telah melakukan persiapan penambahan armada.
Namun demikian jelasnya bus tersebut tidak stanby di terminal karena sifatnua hanya insidental jika diperlukan.
“Jika diperlukan baru di calling, untuk diminta melakukan penjemputan di terminal. Tentunya Ramxek dulu sebelum berangkat, “tegas Sorah, Kamis (28/4/2022).
Dishub juga akan memberikan izin sesaat dengan masa berlaku 14 hari, setelah melalui ramcek. Biasanya armada bantuan itu digunakan untuk melayani jalur wisata.

” Biasanya suasana lebaran memang ada penambahan armada bus untuk pelayanan penumpang. Jumlahnya pun paling 20-30 armada dan didominasi tujuan Jawa Tengah, sisanya ke arah Sumatra, “tandasnya.
Dalam kesempatan itu Sorah juga mengatakan ada kenaikan harga tiket penumpang pada Bus Tujuan Sumatera, Jawa Tengah serta Jawa Timur. Namun kenaikan itu bervariasi.
“Ada kenaikan pada harga tiket, untuk tujuan Sumatera sekitar 20 persenan, yang jawa ada 20 persenan, yang jawa barat, bus budiman saya survei kemarin ada kenaikan rp 20.000-an, jadi bervariasi lah,” ujar sorah di terminal kota bekasi, kamis (28/4/2022).
Pantauan di lokasi pada H-5, lonjakan penumpang mulai terjadi diterminal bekasin. Bahkan juga terlihat posko untuk pelayanan kesehatan yang melayani vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan khusus bagi calon penumpang baik keberangkatan atau kedatangan.
Para petugas medis itu diambil dari Puskesmas sekitar secara bergantian melakukan paket di terminal selama arus mudik.
” Kami melayani vaksinasi, satu, dua dan tiga dan pemeriksaan antigen juga secara bergilir, “ujar Sri Asiyah dari petugas kesehatan Puskesmas Pengasinan.







