30 Mahasiswa Terima Bantuan Biaya Pendidikan Melalui Program “Satu Keluarga Dhuafa Satu Sarjana”

CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyerahkan beasiswa kepada 30 mahasiswa yang mendapat bantuan kuliah gratis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi. Penyerahan dilakukan di Kantor Baznas Komplek Pemda Cikarang Pusat, Senin (18/7).

Dalam kesempatan tersebut, Dani Ramdan sangat mengapresiasi beasiswa “Satu Keluarga Dhuafa Satu Sarjana” yang merupakan salah satu implementasi program Bekasi Cerdas dari Baznas Kabupaten Bekasi. Karena menurutnya, bentuk kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan bisa mengangkat harkat derajat dan kesejahteraan, terutama dari keluarga dhuafa.
“Saya kira ini luar biasa sebuah pemikiran yang fundamental, karena dengan pendidikan yang tinggi kita dapat memperoleh wawasan, informasi, jaringan yang luas, serta kemandirian dan tanggung jawab yang kuat. Sehingga bisa merubah nasib menjadi lebih baik,” tuturnya.
Selain itu, Dani berharap, mahasiswa yang menerima beasiswa dapat menyadari tanggung jawabnya karena beasiswa tersebut merupakan zakat dana dari umat. Sehingga bisa semakin termotivasi dan dapat meraih prestasi yang terbaik.
“Saya berharap, mahasiswa yang menerima beasiswa ini dapat bertanggung jawab dan meningkatkan prestasinya. Selamat kepada 30 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari Baznas, mudah-mudahan bisa menjadi sarjana muslim yang taat, sholeh, dan juga mandiri,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Samsul Bahri menyampaikan, program ini adalah bagian dari induk program “Bekasi Cerdas” yang bertujuan memberikan perhatian dan bantuan yang dikhususkan bagi mahasiswa warga Kabupaten Bekasi yang kurang mampu secara finansial.
“Jadi mahasiswa-mahasiwa peserta yang mengikuti seleksi tahun ini, tercatat 107 yang mendaftar. Namun, setelah dilakukan verifikasi ternyata hanya 100 yang masuk sesuai persyaratan,” katanya.
Samsul menambahkan, dari 100 peserta yang memenuhi syarat sudah dilakukan ujian tertulis dan wawancara. Dari jumlah tersebut diambil 30 orang sebagai penerima beasiswa dari Baznas, yakni mengemban pendidikan perguruan tinggi tanpa biaya sampai menjadi sarjana dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0. Ia berharap, para peserta penerima bantuan dapat menjaga nama baik Baznas dan tetap menjaga prestasi akademik.
“Saya berharap para peserta penerima bantuan dapat menjaga nama baik Baznas dan tetap menjaga prestasi akademik. Dan mudah-mudahan tahun berikutnya dapat menambah kuota dari 30 menjadi 50 atau lebih penerima beasiswa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *