CIKARANG BARAT – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan mendampingi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, melakukan pelepasan ekspor 3.800 metrik ton baja struktur dan plat baja ke Selandia Baru, hasil produksi PT. Gunung Raja Paksi, Tbk. di Cikarang Barat.
Dani Ramdan menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi kinerja dan capaian yang telah diraih PT. Gunung Raja Paksi (GRP) dalam meningkatkan daya saing dan pangsa ekspor produknya yang menembus pasar internasional.
“Tentu Pemkab sangat mengapresiasi dengan hasil capaian yang diraih PT. GRP hari ini yang sudah menembus pasar internasional di New Zealand. Sesuai kata Pak Menteri, ini standar yang paling tinggi didunia, artinya ini akan membuka peluang lebih besar kedepannya,” ujarnya, pada Selasa (26/7).
Ia menambahkan, pihaknya senantiasa mendukung penuh pihak-pihak swasta yang melakukan transaksi secara internasional.
“Pemkab Bekasi senantiasa mendukung penuh pihak swasta melakukan transaksi secara Internasional. Hal ini juga merupakan fokus utama kami yang diharapkan aspek tersebut mampu diwujudkan bersama seluruh stakeholder, organisasi masyarakat, dan dunia usaha,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan pemerintah akan terus mendorong PT. GRP untuk meningkatkan kontribusinya dalam perdagangan global, melalui aspek hubungan sosial, dan aspek lingkungan.
“Kami selalu berkomunikasi untuk mengetahui kebutuhan apa yang ingin dimiliki perusahaan tersebut terkait dengan hubungan sosial, kemudian aspek lingkungan. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjembatani hal apapun, baik untuk masyarakat ataupun pemerintah ditingkat pusat maupun provinsi,” katanya.
Terakhir, ia berharap agar potensi sumber daya manusia sejalan dengan kontribusi industri yang diharapkan oleh pemerintah daerah, terutama di penyerapan tenaga kerja lokal, penyerapan produk lokal, sumber daya manusia di kawasan industri, dan Corporate Social Responsibility (CSR).
“Terdapat empat kontribusi yang bisa dilakukan pihak industri di Kabupaten Bekasi, pertama penyerapan tenaga kerja terutama lokal, kedua penyerapan produk lokal seperti UMKM, sumber daya manusianya, dan terakhir CSR.” ucapnya.
Sementara itu, menurut Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa tidak mudah untuk produk bisa diekspor ke New Zealand karena prosedur yang sangat ketat.
“Saya tahu New Zealand sangat ketat dan tidak mudah untuk bisa menembus ke pasar Australia dan New Zealand, serta tidak ada toleransi apapun untuk itu. Kalau berhasil tembus ke pasar Australia dan New Zealand, berarti PT Gunung Raja Paksi mampu membuktikan hasil kinerjanya sehingga bisa ekspor ke seluruh dunia. Ini harus kita dukung.” ungkapnya.
Menurut Presiden Direktur PT. Gunung Raja Paksi Tbk., Abednedju Giovano Warani Sangkaeng menyampaikan PT. GRP tahun ini mengekspor produksi baja buatan dalam negeri untuk proyek Rumah Sakit Dunedin di New Zealand.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah dalam mengembangkan industri baja nasional selama ini, sehingga PT. Gunung Raja Paksi Tbk bisa terus maju dan berkembang, sehingga ditahun ini kami mampu mengekspor produk steelplate, structural beam, dan welded beam untuk Rumah Sakit di Dunedin, New Zealand,” jelasnya.






