KOTA BEKASI – SMKN 12 Kota Bekasi, hanya memiliki 7 ruang kelas dan ruang praktek . Namun dalam pendaftaran peserta didik baru (PPDB) 2022 yang baru selesai. diketahui sekolah tersebut saat ini memiliki 17 rombongan belajar (Rombel) dari kelas X, XI dan XII.
SMKN 12 Kota Bekasi pada tahun pelajaran 2022/2023 telah menambah jurusan Teknik Kimia Industri sebanyak 2 Rombel. 17 Rombel itu terdiri dari meliputi Teknik Perancangan Gambar Mesin, Teknik Pengelasan jurusan Teknik Kimia Industri yang diketahui perizinan masih dalam proses.
Terkait dengan perizinan Jurusan Teknik Kimia Industri dari sumber media ini, menginformasikan kebenaran informasi belum adanya Izin jurusan Teknik Kimia Industri.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Humas SMKN 12 Kota Bekasi Yusuf hanya menjawab secara singkat akan menjadi perhatian.”Iya pak terimakasih untuk perhatian yg diberikan nanti disampaikan” tulisnya.
Sementara itu, Kepala sekolah Luki Lestari dikonfirmasi terkait nasib 72 siswa jurusan Teknik Kimia yang belum masuk dalam daftar Dapodik mengatakan hanya menjawab akan disampaikan perkembangannya pada Agustus ini.
Luki Lestari pun menanggapi terkait proses belajar mengajar dengan jumlah Rombel melebih ruang kelas yang dimiliki SMKN 12 Kota Bekasi mengatakan akan mensiasati dengan mengatur jadwal praktek, jadwal olahraga atau kegiatan lapangan lainnya.
Hal lain sambung akan ada penugasan – penugasan tertentu, semisal literasi yang memungkinkan siswa ke perpustakaan, mengkaji bahan literasi ditempat yang nyaman menurut siswa, itu sebagian dari konsep merdeka belajar.
Sementara kurilulum yang digunakan kombinasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Belajar.
“sejauh ini kombinasi untuk siswa kelas tengah dan akhir menggunakan K 13 dan yang kelas awal menggunakan kurikulum Merdeka “ Kami juga mengkondisikan jadwal Prakerin kelas XI diwaktu yang sesuai “ tegasnya .
Dengan terbatasnya ruang kelas dan kurikulum yang dipakai mencoba mempertanyakan jam siswa belajar dilingkungan sekolah dan berapa jam belajar diluar namun sang kepala sekolah terkesan enggan menjawab.











