KOTA BEKASI – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menggelar Sosialisasi dan Konsolidasi Pengawasan Pemilu di Jalan Mataran I Nomor 22 Perum Jakapermai, Bekasi Barat, Kota Bekasi Bekasi. Sebanyak 44 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Pemuda berikrar siap melakukan pengawasan bersama jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.
“Kami menyambut baik kehadiran rekan semua untuk bersama – sama melakukan sosialisasi dan konsolidasi pengawasan Pemilu. Ini menjadi langkah awal jalannya pemilu yang jujur dan adil, ” jelas Ketua Bawaslu Kota Bekasi Choirunnisa Marzoeki, di Kantornya Kamis (4/8/2022).
Sementara Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi Mardani Akhmad yang juga hadir dalam acara menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang di gelar hari ini. Dimana Banwaslu secara nyata mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut serta melakukan pengawaaan jalanya tahapan Pemilu dan Pelaksanaanya.
“Kami mengapresiasi kinerja Bawaslu Kota Bekasi, yang melibatkan unsur pemuda dan kemasyarakatan dalam fungsi pengawasan,” ungkap Dani di acara yang sama.
Bawaslu Kota Bekasi sebagai lembaga penyelenggara Pemilihan Umum sudah menyatakan siap melakukan pengawasan dan pemantauan jalanya tahapan dan pemilu yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang. Bahkan sejak dini masih menurut Dani Bawaslu sudah melibatkan masyarakat dan pemuda dalam melakukan tugasnya.
” Ini bukti keseriusan dari Bawaslu Kota Bekasi dalam mengawasi dan mensukseskan Pemilu 2024 mendatang.Harapan kami kegiatan semacam ini, perlu terus dilakukan dan dikembangkan, sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, peserta, dan bahkan penyelenggara itu sendiri,” ujar Dani.
Bawaslu menyadari betul bahwa jalanya Pemilu harus diawasi oleh semua Steakholder agar nantinya menghasilkan pemimpin yang bermartabat.
” Saya apresiasi Bawaslu dan 44 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Pemuda yang juga hadir di sini dan meyatakan diri siap mengawal dan mengawasi jalanya pesta demokrasi lima tahunan ini, ” tandasnya.
Reporter : Risky Andrianto







