Masyarakat Keluhkan Pelayanan PLN. UP 3 Bekasi

Keterangan foto Ilustrasi

Swara Bekasi .com Masyarakat kembali mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh PT PLN ( Persero) UP3 Bekasi .Pasalnya, petugas lapangan yang melakukan pemeriksaan meteran dan biaya penggunaan listrik  tidak menjalankan  tugasnya dengan baik   , Dengan demikian  angka penggunaan KWH  listrik  yang sebagai  dasar  tagihan pengunaan listrik pasca bayar  tidak sesuai dengan  penggunan listrik   oleh pelanggan setiap bulannya.

Hal ini dialami   Imis  Hasuguan    pelanggan  PLN  di  wilayah  Aren  Jaya  Kecamatan  Bekasi Timur  Kota Bekasi Imis mengatakan,  dirinya mendapat  pangilan untuk datang  ke kantor  PLN   UP  Wilayah 3  yang beralamat    di Jalan Ahmad Yani.  Bekasi Selatan Kota  Bekasi

Dirinya  merasa kaget   dengan  tagihan   pengunaan  listrik   selama  enam   bulan.Menurut  petugas PLN,   pencatat meteran dan pemerikasaan meteran  rumah yang ditempati Imis bersama  keluarganya  dilaporkan  kosong.

Setelah selama  eman bulan   petugas mendatangi  rumahnya dan ternyata  tidak kosong   Petugas   melakukan  pengecekan meteran  di rumahnya mengalami  kerusakan sehingga meteran tidak  berjalan.

“Selama ini  setiap  bulan  kami   bayar  tagihan listrik sesuai tagihan  yang harus kami bayar    kita  tidak tahu kalau ada kerusakan meteran  memang yang kami bayar hanya abudemen.  Masa iya  rumah kosong selama  enam bulan tidak tumbuh rumput – rumput  liar jika memang petugas mendatangi setiap bulannya  “ kata  Imis  kesal

Lanjut Imis   dirinya  sangat  meyangkan  atas  kelalaian PLN   sampai  selama  enam bulan  tidak melakunan pencatatan  meteran   dan melakukan  pemeriksaan  meteran sehingga   dapat  diketahui  jika terjadi kerusakan’

“Ini kan kelalaian PLN   tapi   pelanggan  diperlakukan  seperti  tertuduh  belum lagi  kata – kata  petugas  pun kurang enak di dengarkan  namun  begitu percaya dengan  laporan petugas lapangan  dengan gampang melaporkan  rumah kosong  “ kata  Imis

Masih menurut  Imis  bersama  beberapa pelanggan lainya  mengalami persolan yang serupa   mereka  harus  membayar  tagihan selama enam bulan   sekaligus.

“Harus bayar  semua   kalau  tidak  KWH    yang   katanya  rusak tidak akan  di perbaiki dan tagihan akan terus   menumpuk “ kata  Imis

Dirinyapun tidak  mau  berdebat  namun    mewakili pelangan  yang mengalami kejadian  yang  Ia alami  berharap ada perbaikan kinerja  dan    hal  seperti  ini tidak akan terjadi lagi     “ Dengan pembayaran  tagihan  pengunaan listrik selama enam bulan  sekaligus   mungkin  akan terasa berat  bagi   sebagian masyarakat   “ PLN  tidak memberikan kebijakan  untuk  dianggsur  kepada pelangan padahal kelalaian ada pada PLN “  kata  Imis  saat  ada   pelanggan yang meminta  kebijakan  untuk  dapat  diangsur  yang  datang  dipanggil pihak  PLN

Sementara Ari Pamungkas  dari PLN  UP 3  Bekasi   membenarkan  ada  kerusakan  meteran  pada  pelanggan ‘ sehingga    meteran tidak  berjalan  “ Tagihan pengunaan listrik   selama   meteran  mengalami  kerusakan  dihitung  pengunganan  rata “

Mengenai  kinerja  petugas  pencatat meteran  dirinya  mengakui ada kelalaian   Hal ini akan menjadi evaluasi   “ Kami akan  memangil  petugas  pencatat meteran  dan  pihak  ketiga  sebagai vendor “ kata  Ari Pamungkas

Dirinya  juga  menyampaikan   sebenarnya  aplikasi   PLN    mobile  sudah  ada fitur   swacam baca  meteran mandiri   namun   sosialsasi   kepada masyarakat  belum dilakukan  secara masif  “ Kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat   lewat  humas “ Kata Ari  Pamungkas . (tch)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *