Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) ke-1 tahun 2025 dengan tema “Sinergi Umat dan Masjid untuk Mewujudkan Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera.” Acara ini menjadi momentum penting untuk berbenah dan menyatukan visi dalam mengatasi berbagai dinamika di masjid-masjid wilayah Bekasi.
Tantangan dan Harapan
- Ketua PD DMI Kabupaten Bekasi, KH Imam Mulyana, menyoroti keterbatasan anggaran sebagai tantangan utama dalam menjalankan pembinaan terhadap masjid dan jamaah.
- “Kalau tidak ada dukungan dana, ya berat. Mohon agar ke depan hibah untuk masjid bisa lebih diperhatikan,” katanya.
Peran Strategis DMI
- Plt Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, H. Umar Nasir Assubhi, menegaskan bahwa peran DMI sangat strategis dalam menjaga umat dan memakmurkan masjid.
- “Menjaga umat bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab organisasi masyarakat,” tegasnya.
Pesan dari Ketua PD DMI Jawa Barat
- KH Mohammad Mansur Syaerozi menekankan pentingnya menghidupkan gerakan infak sebagai kekuatan utama dalam pembangunan masjid dan pemberdayaan jamaah.
- “Kalau masjid sudah megah, jamaahnya juga harus diperhatikan. Jangan sampai jamaah terjerat rentenir,” pesannya.












