
CIKARANG PUSAT – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mendorong setiap perangkat daerah penghasil untuk melakukan langkah-langkah strategis melalui inovasi, kolaborasi, dan evaluasi internal guna meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam pembangunan daerah.
Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 yang diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi di Ruang Rapat KH. Ma’mun Nawawi, Kompleks Pemda Bekasi, Cikarang Pusat, pada Rabu (12/11/2025).
“Bagi yang realisasinya masih kurang, harus kita dorong agar melakukan upaya-upaya baru melalui inovasi dan kolaborasi. Bahas di internal dinas, bagaimana perencanaan yang sudah dibuat, dan pastikan setiap unit harus bertanggung jawab untuk meningkatkan pendapatannya,” ujar Ida Farida.
Ia meminta setiap perangkat daerah pengelola pajak dan retribusi daerah untuk lebih mengoptimalkan dan menggali sumber-sumber potensi yang ada guna mengejar capaian target PAD tahun 2025.
“Masih ada target-target yang belum tercapai, untuk itu setiap perangkat daerah harus mampu melihat potensi yang ada agar bisa meningkatkan PAD,” tambah Ida Farida.
PJ Sekda mendorong perangkat daerah penghasil dapat optimal guna terealisasi PAD. Serta bagi yang belum tercapai, dalam waktu dekat minimal tercapai 80 persen untuk selanjutnya dilakukan peningkatan sebelum menginjak akhir tahun.
“Dengan kita melakukan evaluasi, paling tidak setiap perangkat daerah bisa mencapai posisi yang memang rasional,” ungkapnya.
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menambahkan kegiatan ini bertujuan guna mengoptimalkan penerimaan daerah dari berbagai sektor PAD, meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
“Melalui forum ini, kami berharap agar seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemda Bekasi dapat lebih sinergis dalam merumuskan strategi dan kebijakan peningkatan PAD secara berkelanjutan. Sehingga diharapkan target pendapatan tahun 2025 dapat tercapai secara rasional dan terukur,” tandasnya.






