
CIKARANG PUSAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera pada Kamis (11/12/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari total 71,9 ton logistik yang dikirim Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk korban bencana Sumatera, dengan nilai lebih dari Rp 1,6 miliar.
Berbeda dengan pengiriman sebelumnya yang melalui Lanud Halim Perdanakusuma, bantuan tahap ketiga kali ini menggunakan jalur darat langsung menuju Kabupaten Aceh Tamiang, wilayah yang paling parah terdampak. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menjelaskan, “Hari ini pengiriman terakhir atau tahap tiga. Satu truk besar kami kirim langsung ke Aceh Tamiang dengan kapasitas besar.”
Pengiriman lewat darat dipilih karena posko BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma sangat padat melayani penyaluran bantuan dari wilayah Jabodetabek. “Kami ingin bantuan dari Kabupaten Bekasi cepat sampai ke lokasi dan segera diterima oleh warga yang sangat membutuhkan, dan kami bersyukur ada donatur yang memfasilitasi kendaraan logistik,” tambah Dodi.
Untuk kelancaran, BPBD Kabupaten Bekasi melakukan koordinasi lintas daerah guna memitigasi kendala logistik dan memastikan keamanan tim di lapangan. Setiap pengemudi truk dilengkapi surat jalan resmi dan berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat serta BNPB di wilayah yang dilalui. “Kami berkoordinasi langsung dengan Pemda setempat yang akan menerima donasi. Dengan surat jalan dan koordinasi yang solid, distribusi dapat berjalan lancar,” jelas Dodi.
Bantuan yang dikirim meliputi kebutuhan pokok seperti beras, sarden, biskuit, makanan siap saji, mie instan, air mineral, serta perlengkapan lain berupa selimut, matras, obat‑obatan, alat kesehatan, dan perlengkapan kebersihan.












