oleh

Pemerintah Kabupaten Bekasi Resmi Tetapkan Kampung Wisata Ciranggon sebagai Desa Wisata Pertama

CIKARANG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi menetapkan Kampung Wisata Ciranggon sebagai desa wisata pertama di Kabupaten Bekasi. Peresmian yang menjadi langkah awal pengembangan pariwisata berbasis alam (back to nature) ini berlangsung di Kawung Tilu, Desa Cipayung, Cikarang Timur, Jumat (19/12/2025).

Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, bersama inisiator pengelola dan jajaran perangkat daerah membuka Kampung Wisata Ciranggon. Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa Kampung Wisata Ciranggon menjadi desa wisata pertama yang diresmikan di Kabupaten Bekasi dan diharapkan menjadi percontohan bagi 23 kecamatan lainnya. “Desa Wisata Kampung Ciranggon ini baru pertama kali di Kabupaten Bekasi, konsepnya kembali ke alam (back to nature). Ini menjadi satu pencontohan atau pilot project untuk desa‑desa lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Wabup menjelaskan bahwa meski Kabupaten Bekasi dikenal sebagai kawasan industri, wilayah ini memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan menjadi desa wisata, baik di bagian utara maupun selatan. “Kabupaten Bekasi itu sangat luas, selama ini memang dikenal sebagai daerah industri. Tapi jangan salah, wilayah seperti ini (konsep Kampung Wisata Ciranggon) juga banyak. Contohnya di daerah selatan seperti Setu dan wilayah utara Kabupaten Bekasi,” terang Asep Surya Atmaja.

Keberhasilan Kampung Ciranggon tak lepas dari peran masyarakat setempat, khususnya Kang Gunawan yang berhasil menyulap kampung menjadi area yang asri, sejuk, dan indah. Wabup berharap setiap kecamatan dapat memiliki minimal satu destinasi wisata unggulan. “Desa wisata ini merupakan satu contoh, semoga ke depannya Kabupaten Bekasi dapat menambah destinasi pariwisata baru, tidak hanya di Kampung Wisata Ciranggon saja, tapi tersebar di setiap kecamatan,” harapnya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Dede Mauludin, menyatakan bahwa Kampung Wisata Ciranggon adalah desa wisata pertama yang diterbitkan SK desa wisatanya oleh Pemkab Bekasi. “Pertama kami mengucapkan selamat dan sukses. Harapan kami semoga Desa Wisata Ciranggon ini dapat menjadi pionir dan contoh bagi destinasi desa wisata yang lain, sehingga proses pembangunan pariwisata Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang,” ungkap Dede. Ia menambahkan bahwa Dinas Pariwisata berkomitmen melakukan pembinaan bersama bidang terkait untuk mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan.

Inisiator dan Pengelola Kampung Wisata Ciranggon, Izar Alhady, menjelaskan bahwa desa wisata ini dibangun dengan semangat gotong‑royong dan menjadi ikhtiar kecil untuk membangun Kabupaten Bekasi dari desa. Konsepnya tidak hanya fisik, tetapi juga mendorong pembangunan manusia, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Kampung Wisata juga menampilkan UMKM lokal seperti sate Marangi Mbah Goen dan kuliner khas lainnya. “Kami ingin masyarakat di sini bisa tumbuh dan merasakan manfaat pembangunan yang ada di Kabupaten Bekasi,” kata Izar.

Izar mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang memungkinkan penerbitan SK desa wisata dalam waktu enam bulan. “Semoga ini menjadi langkah awal pembangunan yang lebih merata, tidak hanya bertumpu pada sektor industri tetapi juga pada penguatan desa‑desa di Kabupaten Bekasi,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *