
CIKARANG TIMUR, Swara Bekasi – Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan pentingnya sarana dan prasarana olahraga untuk menjaga prestasi atlet, khususnya cabang renang yang menjadi andalan penyumbang emas terbanyak di Porprov, PON, hingga internasional.
Hal itu disampaikan saat membuka Kejuaraan Renang Antar Pelajar dan Perkumpulan Swimming Super Sprint Piala Bupati Bekasi 2026 di Aquatic Center Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Minggu (11/10/2026).
Kejuaraan ini diikuti 2.300 atlet, terdiri dari 1.200 atlet putra dan 1.100 atlet putri, dengan sekitar 2.300 nomor yang dilombakan. Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar dan atlet klub untuk menguji kemampuan dan mengasah mental bertanding.
“Antusiasmenya dengan peserta dua ribuan lebih. Artinya, Kabupaten Bekasi memiliki banyak atlet berprestasi dengan torehan medali baik di Porprov, PON, hingga internasional,” ujar Asep.
Ia menegaskan pemerintah akan memperhatikan fasilitas untuk menjaga tradisi juara.
“Ini bukti Kabupaten Bekasi memiliki atlet berprestasi. Tinggal bagaimana pemerintah memperhatikan sarana dan prasarana. Kita harus menjaga tradisi kemenangan, apalagi renang ini cabor unggulan penyumbang emas terbanyak,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Marto Firmansyah, mengatakan kejuaraan ini menjadi ajang penjaringan atlet muda potensial.
“Dukungan orang tua, klub, pelatih, organisasi olahraga, dan pemerintah daerah penting agar pembinaan berkelanjutan dan menghasilkan atlet berprestasi,” katanya.
Sekretaris Umum Akuatik Indonesia Jabar, Vera Ariesa, menambahkan pembinaan berkelanjutan membutuhkan sinergi semua pihak.
Kejuaraan ini juga dimeriahkan atraksi renang artistik duet mixed free oleh Sheva Stephanie Kuan dan Altin Gerard Tuan, atlet berprestasi nasional dan internasional.
Pemkab Bekasi berharap dengan fasilitas memadai dan pembinaan berkelanjutan, prestasi renang Kabupaten Bekasi tetap terjaga.



