Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Sekolah Rakyat, salah satu program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI pada Jumat (12/06/2026) untuk meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Cikarang
.”Pemkab Bekasi sangat mendukung program ini sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Endin. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan lahan fasilitas sosial dan umum (fasos-fasum) seluas 5,4 hektare yang akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial.
Proses administrasi lahan tersebut telah rampung, dan Pemkab Bekasi juga telah melakukan asesmen terhadap calon siswa baru tahun ajaran 2026/2027. “Siswa SMP dan SMA sudah ada 90 calon, sementara untuk SD masih dalam proses edukasi dengan orang tua,” kata Endin.
Seleksi siswa dilakukan sesuai ketentuan Kementerian Sosial, memprioritaskan anak dari keluarga desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini terbuka bagi siswa baru maupun yang ingin pindah dari sekolah swasta atau negeri.
“Program Sekolah Rakyat bukan hanya untuk siswa baru, tapi juga bagi yang ingin pindah sekolah,” jelas Endin. Dengan persiapan yang telah dilakukan, Pemkab Bekasi optimis program ini dapat beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027, menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.






