CIBITUNG – Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan mengapreasiasi inovasi dan pengembangan Food Estate Cibitung pada lahan milik Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya), sehingga dapat melakukan panen jagung perdana pada Selasa (19/7). Kegiatan tersebut dilakukan Pj. Bupati bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, dan Camat Cibitung.
“Ini dari awal hanya lahan pertanian sawah, tadinya monokultur hanya padi, sekarang multikultur ada kebun buah lengkeng, alpukat, durian dan ada peternakan juga. Ini sebuah konsep yang bagus karena dikembangkan lagi menjadi beberapa pertanian, masyarakat pun akan terbantu,” ucapnya, pada Selasa (19/7).
Ditambah lagi, dengan konsep agro wisata yang diterapkan, Dani mengatakan hal tersebut memiliki nilai tambah bagi para petani juga pedagang UMKM Kabupaten Bekasi.
“Ada konsep agro wisata ini memiliki nilai tambah karena bukan hanya petani yang mendapat untung tapi para UMKM-nya kita dorong juga. Nanti dipastikan juga oleh Pak Camat bahwa UMKM yang berjualan disini harus penduduk setempat,” tambahnya.
Dirinya juga berharap ini bisa menjadi percontohan untuk Komandan Rayon Militer (Danramil) untuk bersinergi dengan petani setempat dan mengembangkan kawasan-kawasan seperti ini di lokasi lainnya di Kabupaten Bekasi.
“Perkembangannya sangat bagus sekali. Pertama, dari sisi lahan sawah yang dilindungi ini kan kita terbantu, bahkan bisa dilestarikan dengan luas 42 hektar. Kedua, ada nilai tambah bukan hanya padi ada kebun dan ternak bahkan wisata. Makanya ini bisa jadi percontohan, Danramil juga bisa begitu dengan kerjasama petani setempat untuk mengembangkan kawasan-kawasan seperti ini.” ucapnya.
Menanggapi keluhan para petani akan pendistribusian pupuk, Dani menjelaskan dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mengenai hal tersebut, serta akan melakukan normalisasi sungai untuk perairan aliran sawah dan kebun-kebun agar tercukupi.
“Ini karena sudah ada kelompok taninya, saya akan cek langsung mengenai pendistribusian pupuk bersama Dinas Pertanian. Karena kalau pupuk pertanian kelompok tadi harusnya sudah ada alokasinya, dan traktor pun akan kita cek di gudang. Kalau tidak ada akan diusulkan di tahun 2023. Untuk normalisasi memang kan kuncinya di perairan ya, ini harus tercukupi,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Mayjen TNI Untung Budhiarto mengatakan dirinya bermaksud untuk melihat secara langsung perkembangan food estate, melakukan diskusi aspirasi bersama para kelompok tani, dan memanen jagung yang telah ditanam selama tiga bulan.
Dirinya berharap sinergitas yang terjalin antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan para stakeholder lainnya dapat memberikan perhatian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang sektor pertanian, sektor UMKM, maupun sektor wisata dan perkebunan.
“Tujuan kedatangan kita ingin melihat perkembangan pembangunan food estate, diskusi dengan kelompok tani, grebek stunting juga, tadi kita memanen jagung pertama yang telah ditanam tiga bulan sebelumnya. Diharapkan kehadiran kita bisa membangun sinergitas untuk mensejahterakan masyarakat sekitar sini dalam bidang sektor pertanian, UMKM dan wisata maupun perkebunan.” ungkapnya.











