SWARABEKASI – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Dedi Supandi melakukan pembinaan dan evaluasi terkait keberadaan aset sekolah di lingkungan Cabang Dinas Pendikan wilayah 3, pada awal Oktober 2022.
“Masih ada beberapa sekolah di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan wilayah 3 yang jauh. Asetnya perlu di perjuangkan,”ungkap Dedi saat melakukan pembinaan seluruh kepala sekolah SMK/SMA/SLB Negeri yang ada di Kota dan Kabupaten Bekasi
Dikatakan bahwa keberadaan sekolah di wilayah Bekasi Raya masih harus menjadi perhatian serius, karena ada juga sekolah terdampak perluasan jalan tol. Sehingga harus ada pergantian lahan dan lokasi sekolah akan pindah.
Menurutnya terkait lokasi sekolah terkena dampak perluasan tol tentu harus carikan lokasi tanah pengganti. Namun demikian dia memastikan telah menemukan titik lokasinya.
“Persoalan berikutnya di Bekasi Raya adalah masih adanya beberapa sekolah yang mereka masih numpang di sekolah sekolah SD maupun SMP itu pun juga kita akan carikan solusi terbaiknya,”tegas dia.
Dalam pembinaan dan evaluasi yang diikuti seluruh kepala sekolah di lingkungan cabang dinas pendidikan wilayah 3 tersebut, kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi juga kembali memberi pemaparan terkait adanya revisi Pergub.
“Saya juga melakukan pembinaan kaitan dengan revisi Pergub 44 tentang dana komite sekolah agar tidak terjadi gagal paham dan tidak terjadi perbedaan penafsiran Antara Pihak di level satuan pendidikan,”tandasnya.
Diketahui bahwa Kadisdik Jabar Dedi Supandi hadir di Bekasi, bersama tim dari Kejaksaan Tinggi sebagai tindak lanjut dari agenda melakukan kegiatan walkam atau pengawalan dan pengamanan terkait dengan Program program pembangunan di sekolah yang berasal dari pusat.
Dia berharap bahwa semua kegiatan pusat yang di wilayah 3 Cabang Dinas Pendidikan Jabar segera dilakukan dengan pola swakelola, termasuk juga di pihak pihak. Tujuannya agar tidak sampai terjadi Proyek yang sifatnya mangkrak.
“Kita ingin melakukan percepatan itu dan berharap bahwa di akhir tahun seluruh proyek pendidikan baik dari pusat atau daerah bisa selesai sesuai dengan target. Sehingga hasil dari pembangunannya bisa segera termanfaatkan untuk kepentingan sekolah dan masyarKadisdik Jabar Lakukan Evaluasi Keberadaan Sekolah di BekaKsiakat,”pungkasnya.






