Keterangan foto MKKS SMP dan K3S serta pelajar SMP saat mengadakan aksi teatrikal di alun alun Hasibuan Bekasi
Aksi teatrikal yang dilakukan oleh gabungan Musyawah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP , Kelompok Keja Kepala Sekolah (K3S ) dan apartur Pemkot Bekasi, ikut memeriahkan hari kemerdekaan RI dan detik-detik proklamasi yang digelar di Alun-Alun Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Aksi teatrikal dengan latarbelakang pembentang merah putih yang dilakukan oleh para pelajar SMP se kota Bekasi menambah semakin semarak .
Persembahan teatrikal tentang sejarah perjuangan dengan tema Prahara Jelang Proklamasi. Alur cerita menggambarkan adegan Ir. Soekarno yang dibawa ke Rengas Dengklok hingga terjadinya proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
Teatrikal ini menceritakan perjalanan kemerdekaan RI selepas dibubarkannya Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPPUPKI), keadaan Jepang semakin krisis hingga aksi penculikan Soekarno dan Hatta oleh sekelompok pemuda dibawa ke Rengasdengklok.
“Alhamdulillah, para peran dimainkan dengan baik oleh rekan-rekan,” kata Ahmad Apandi pemeran Proklamator RI Soekarno usai teatrikal bertema “Prahara Jelang Proklamasi RI, Kamis (17/8/2023).
Lurah Jatirangga ini menceritakan peristiwa pada 6 Agustus 1945 di mana keadaan Jepang semakin kritis, karena Kota Hirosima di bom atom oleh Amerika Serikat.
“Bom Atom Hirosima itu merupakan awal progres perjuangan anak-anak muda,” ujarnya.
Lanjut Apandi, teatrikal ini juga mengambil peristiwa penculikan Soekarno-Hatta ke oleh pemuda ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Singkatnya, melihat keadaan dan situasi yang panas, Soekarno tidak memiliki pilihan lain kecuali mengikuti kehendak para pemuda.
“Sampai paginya kita melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan di Pegangsaan Timur, Jakarta,” imbuhnya.
Unsur Fokompinda turun kelapangan bersama para pemain teaterikal menyanyikan lagu perjuangan sorak sorak bergembira suasana semakin semarak












