TAMBUN SELATAN – Swara Bekasi dan Yayasan Gema Permata Bangsa berkolaborasi dengan meluncurkan Campursari Swara Bekasi saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Swara Bekasi di pelataran museum Gedung Juang 45 Bekasi di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/11/2023).
Peluncuran Campursari Swara Bekasi ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DKKB, Iswandi Ichsan, didampingi koordinator seniman, Aris Hutomo, serta pimpinan Campursari Swara Bekasi, Tarmin Cahyo Haryono. Campursari Swara Bekasi, yang dikelola oleh Yayasan Gema Permata Bangsa di bidang seni dan budaya menjadi wadah seniman, khususnya seniman campursari dalam upaya pelestarian seni bangsa.
”Launching Campursari Swara Bekasi merupakan program kerja Yayasan Gema Permata Bangsa yang sudah lama kami persiapkan, namun baru kali ini bisa kita launching, “ ungkap Pendiri Yayasan Gema Permata Bangsa sekaligus Direktur Utama Swara Bekasi, Tarmin Cahyo Haryono.
Tarmin menyoroti pentingnya memperkenalkan seni budaya tradisional kepada anak-anak, sebagai langkah untuk menghindari pengaruh seni budaya asing yang mungkin tidak sesuai dengan karakter dan budaya Indonesia.
“Anak-anak kita perlu perkenalkan tentang seni budaya tradisional agar tidak tergerus oleh pengaruh seni budaya asing, yang belum tentu sesuai dengan karakter dan budaya bangsa Indonesia,” ujar Tarmin.
Dalam harapannya, Tarmin menginginkan pembinaan dari Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi untuk Campursari Swara Bekasi. Ia juga berharap dapat berpartisipasi dalam berbagai event yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat.
“Kami berharap dapat diikut sertakan pada event – event yang dilaksanakan Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Budpora) maupun event lainnya yang diselengarakan oleh pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Acara tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan santunan kepada anak yatim di sekitar wilayah. Tarmin menyampaikan bahwa Yayasan Gema Permata Bangsa memiliki komitmen berkelanjutan dalam kegiatan sosial, bukan hanya pada acara ini.
“Kami mendapat amanah untuk menyampaikan santunan kepada anak–anak yatim dari seorang donatur yang tidak mau disebutkan namanya. Yayasan Gema Permata Bangsa tidak hanya kali ini saja mengadakan bakti sosial,” ujarnya.
Dalam konteks pengelolaan yayasan dan perusahaan media, Tarmin menjelaskan perbedaannya. Yayasan Gema Permata Bangsa diinisiasi oleh Swara Bekasi sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar, atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Tarmin berharap agar perusahaan-perusahaan dapat berkolaborasi dengan Yayasan Gema Permata Bangsa dalam menyalurkan program CSR, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“Kami juga berharap kepada perusahaan – perusahaan dapat kolaborasi dengan Yayasan Gema Permata Bangsa dalam menyalur program CSR sehinga keberadaan perusahaan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat luas,“ pungkasnya.
Ketua DKKB, Iswandi Ichsan, dalam sambutannya mengatakan peluncuran Campursari Swara Bekasi sebagai penambah kekayaan seni budaya di Kabupaten Bekasi. Ia juga mengucapkan selamat HUT ke-10 Majalah Swara Bekasi dan sukses untuk peluncuran Campursari Swara Bekasi.










