BEKASI – Pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi masa bhakti 2023-2028 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Umum BMPS Wilayah Jawa Barat Wawan Mulyana Rabu (24/1) di Aula Graha Assalam YPI Al-Wathoniyah Kota Bekasi.
Sekretaris Umum BMPS Wilayah Jawa Barat Wawan Mulyana menyerahkan SK kepenggurusan BMPS Kota Bekasi yang diterima oleh Ketua BMPS Kota Bekasi, Ir Roos Pudio Bayu Sasongko, didampingi sekretaris BMPS Kota Bekasi Drs H . Ayung Sardi Dauly M.M
Pelantikan disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, dan Ketua Umum BMPS Nasional Dr Saur Panjaitan XIII, perwakilan sekolah swasta se kota .Bekasi.
Dalam sambutannya, Ketua BMPS Kota Bekasi periode 2023-2028, Ir Roos Pudio Bayu Sasongko, menyampaikan semangat untuk menghadapi tugas berat dengan dukungan kebersamaan.
“Kami mendapatkan tugas begitu berat dan membuat kami bahagia. Apapun segala rintangan dengan kebersamaan teman-teman swasta dan stakeholder pendidikan semoga kita maju bersama untuk pendidikan di Kota Bekasi,” ungkap Pudio.
Pada kesempatan tersebut, Pudio juga menyoroti soal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ia berharap tahun 2024 membawa perubahan dan kemajuan signifikan untuk pendidikan swasta di Kota Bekasi.
“Mudah-mudahan di tahun 2024 ada perubahan kemajuan untuk pendidikan swasta di Kota Bekasi agar lebih maju, lebih cerah, dan lebih kolaborasi kualitas dan mutu serta bisa di pertaruhan menuju Indonesia Emas 2045. Harapannya tidak ada sesuatu yang sulit kalo kita bekerjasama,” ungkapnya.
Pudio juga mengajak kepala sekolah, yayasan, dan seluruh stakeholder pendidikan untuk bersatu dalam upaya meningkatkan perhatian pemerintah kota terhadap pendidikan swasta.
“Mari kita bergandengan tangan merapatkan barisan, mudah-mudahan Pemerintah Kota Bekasi memperhatikan pendidikan swasta yang lebih maju, berkualitas, dan modern,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr H Uu Saeful Mikdar, mengungkapkankontribusi luar biasa pendidikan swasta.
“SMP negeri hanya ada 56 dan 40 persen siswanya swasta untuk SD hampir sama satuan pendidikannya. Berarti secara umum kualitas pelayanan pendidikan di Kota Bekasi akan baik kalau didukung oleh kualitas pendidikan di sekolah yang dibawah naungan masyarakat,” ungkapnya.
Mikdar juga mempertegas pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan dengan BMPS dalam menjalankan tugas masing-masing. “Saya meyakini BMPS memberikan kontribusi yang luar biasa kepada pemerintah Kota Bekasi. Wilayah lain memiliki satuan pendidikan yang jauh lebih dahulu berkembang. Sinergitas harus terus ditingkatkan,” katanya.
Kesepahaman antara dinas pendidikan dan BMPS untuk mengoptimalkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan peningkatan kualitas layanan pendidikan swasta juga menjadi fokus dalam pembicaraan. Keduanya sepakat untuk menjaga harmonisasi dan memastikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Untuk tahun ini harmonisnya sudah dimulai. Kita juga sudah berkolaborasi dan secara umum sudah terjadi kesepahaman antara konsep yang diinginkan kita dan juga oleh BMPS. Dalam kesempatan ini BMPS ada kewajaran menyampaikan kepada kami bagaimanapun juga sekolah swasta menjadi penjaga kualitas,” pungkasnya. (*)









