keterangan foto Kondisi halaman sekolah SMKN 1 Tambun Selatan banyak rumput rumput lair tidak terawat
SWARA BEKASI Lembaga pendidikan formal seharus tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan namun juga mendidik budi pekerti kepada peserta. Dalam diri siswa dapat tertanam nilai karakter positip seperti kedisilplinan, kejujuran rasa tangung jawab dan nilai nilai positif lainya .
Tentunya seoarang guru harus bisa menjadi teladan dalam kondisi apapun menghadapi siapapun tidak hanya seperti pemeran senitron saat di depan kelas.
Sungguh miris saat Tarmin wartawan Swara Bekasi bertandang ke SMKN 1 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Karena Tarmin belum kenal dengan pihak humas kami bertanya kepada ibu guru diruangan guru
Para siswa yang masih menjunjung tinggi nilai – nilai kejujuran walaupun belajar ditenggah lingkungan ada oknum guru – guru yang berbohong
Singkat cerita Tarmin pingin ketemu dengan humas, karena tidak melihat ada guru piket di sekolah SMKN 1 Tambun Selatan
Ia menhadap kebagaian tata usaha atas arahan dari bagian tata untuk menemui humas “humas sedang mengisi pesantren kilat “ kata salah satu Staf TU
Akhirnya ia pun ke ruang guru ingin bertemu dengan bagian Humas . Namun apa jawaban dari berapa guru menyampaikan tidak tahu siapa humas sekolah . akhirnya setelah wartawan swara bekasi mendesak seorang guru memberi tahu nama humas SMKN 1 Ibu Iin
“ Hari ini ibu Iin tidak masuk bapak kalau pingin ketemu besuk saja datang lagi ” ujarnya
Tarmin mencoba menghubungi piihak kantor KCD untuk dapat difasiltasi namun juga gagal tidak ada satupun pihak sekolah yang mau menemui .
Setelah bertanya kepada siswa saat usai pesatren kilat siapa yang mengisi materi pesrantren kilat ”Ibu Iin “jawab para siswa
Tarmin lebih percaya dengan para siswa untuk meyakinan akhirnya Tarmin setelah menunggu beberapa saat sambil melihat lingkungan sekolah yang tampak kurang terawat banyaknya tumbuh rumput liar di lingkugan halaman sekolah akahirnya ketemu dengan Humas Iin “ kami hanya ingin memastikan bertemu dengan ibu Sungguh miris di lembaga pendidikan telah terjadi krisis kejujuran padahal lembaga pendidikan adalah tempat menanamkan karakter positip kepada anak –anak didik dan selama ini kami terus dibohongi ” ujar tarmin (zam)






