BPMS Bakal Demo di Kantor Kemendagri, Desak Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad Diganti

Keterangan Foto  Ayung Sardi Dauly menunjukan  Piagam penghargaan yang telah disiapkan oleh BMPS tidak jadi diberikan karena Pj Walikota Bekasi Gani Muhammad  sebagai nara sumber  tidak berkenan hadir  

BEKASI – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi bakal melakukan demonstrasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta.

Aksi dilakukan menuntut Mendagri Tito Karnavian untuk mengganti Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad karena dianggap tidak peduli dengan perguruan swasta.

Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly, menyampaikan demo akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, BMPS sedang menyiapkan surat permohonan izin demo ke pihak kepolisian.

“BMPS Kota Bekasi siap untuk demo ke Kemendagri. Surat sedang kita buat dan dipersiapkan untuk minta izin ke Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat. (Demo,red) menuntut pergantian Pj Wali Kota Bekasi secepat mungkin, karena kurang memperhatikan pendidikan Kota Bekasi
khususnya perguruan swasta,” kata Ayung

Keterangan Foto Pelantikan BMPS masa bakti 2023 – 2028  mengundang Pj Walikota Bekasi  Gani Muhammad   tidak berkenan hadir 

Ayung mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pj Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad, yang dua kali diundang tidak mau mengadiri

BMPS juga dua kali kirim.surat untukaudiensi dengan Pj Walikota Bekasi namun Pj Walikota Bekasi tetap tidak mau bertemu dengan BMPS

Undangan pertama diberikan saat pelantikan pengurus BMPS, sementara undangan kedua untuk membuka Musda BMPS juga tidak dihadiri.

“Keinginan kami untuk bertemu Pj Wali Kota Bekasi ingin menyampaikan rekomendasi dari hasil Musda BMPS,” ungkapnya.

Menurut Ayung, saat ingin audiensi yang pertama kami malah yang mengundang Sekda kota Bekasi

Keterangan Foto  Ayung Sardi Dauli menunjukan dukumen hasil Musda IV BMPS Kota  Bekasi   yang ingin disampaikan    ke  Pj Walikota Bekasi  Gani Muhammad   namun  tidak berkenan untuk menemui  BMPS 

Karena BMPS ingin audensi dengan Pj Walikota undangan dari Sekda tidak kami hadiri ” terang Ayung

Ssdangkan audensi yang kedua hanya diwakili oleh Asda 2 Kota Bekasi Inayatullah. Dalam pertemuan, Asda 2 Kota Bekasi hanya terbatas menampung aspirasi.

Padahal, audiensi sangat diharapkan sekaligus BMPS ingin menyampaikan masukan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.

“Saat ini sudah ekspos terkait Perwal PPDB tahun ajaran 2024 /2025, BMPS ingin menyampaikan rekomendasi. Berkaca kebelakang PPDB sering terjadi kekisruhan,” ungkapnya. (tch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *