Kadisdik Kota Bekasi : Momentum Isra Miraj Jadi Pengingat Setinggi Apa pun Ilmu jika Sholat Ditinggalkan Semua Tak Ada Artinya

KOTA BEKASI – SMP Negeri 9 Kota Bekasi menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad 2025 dengan mengangat tema “Menghidupkan Nilai Sholat Sebagai Pilar Kehidupan” , di lapangan SMPN 9 Kota Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (18/2/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh siswa sekolah dan guru, Komite sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatiasih, Kota Bekasi. Adapun rangkaian kegiatannya yaitu penampilan hadroh siswa, paduan suara religi, seni islami, hafalan bacaan al quran, dan tausiyah yang langsung disampaikan penceramah yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, ust Ahmad Yani.

Kepala Dinas Pendikan Kota Bekasi, Ahmad Yani mengatakan pihaknya mengapresiasi kepada sekolah di mana dalam kesempatan itu dapat menyisihkan waktu untuk meningkatkan pembelajaran kepada siswa. Menurutnya, di kehidupan siswa sekolah menengah seperti ini masih banyak yang tak mengetahui tentang hal tersebut namun sudah sering melihat dan jumpai.

“Mereka sebenarnya sudah sering melihat dan jumpai maka melihat itu pasti akan ada terselip hatinya untuk menjalankan perintahNya. Misalkan ada 300 siswa dan 50 siswa saja yang berkonsentrasi mendengarkan maka itu saja sudah bagus, “ujar ustad Yani.

Lebih lanjut kata Kadis yang juga pengisi ceramah, poin utama yang ditekankan pada peringatan Isra Mi’raj itu adalah mengenai ibadah sholat. Ia menjelaskan di dalam perjalanan Isra Mir’aj terdapat sholat yang dahulu pernah diperintahkan 50 waktu hingga akhirnya menjadi lima waktu, dan satu waktu sama dengan melakukan 10 kali ibadah.

“Jadi bagi umat muslim sholat itu sudah harga mati bahkan tak bisa ditawar tawar lagi. Karena gini bagi umat muslim, setinggi apa pun ilmu jika sholat ditinggalkan tak ada artinya ibarat seseorang memiliki hasil nilai tinggi dalam ujian atau prestasi namun tidak memiliki keberanian mendaftarkan diri ke sekolah negeri atau perguruan tinggi negeri tetap tak diterima, sama hal nya seperti itu, “tegasnya

Setelah itu, ia berharap pesan yang disampaikan melalui tausiyah peringatan Isra Mi’raj tersebut agar dapat dipahami dan dijalani oleh siswa dan guru sekolah. Sehingga dari kegiatan ini dapat meningkatkan baik dari segi kehidupan yang layak maupun kesejahteraan siswa dan guru.

Sementara Kepala SMPN 9 Kota Bekasi, Supriyanti menjelaskan pihaknya setiap tahun rutin menggelar acara peringatan Isra Mi’raj tersebut. Karena merupakan bagian dari pengingat sekaligus pengenalan sejarah terutama bagi umat muslim. Kata dia, bahwa siswa saat ini harus mengerti tentang sejarah agamanya agar juga mengerti tentang perintah sholat khususnya dalam kegiatan Isra Miraj ini sehingga terbentuk karakter pribadi yang baik.

“Pertama tujuannya adalah menjalin silaturahmi untuk semua, kemudian ini memang sudah salah satu tugas kami mengingatkan kepada siswa agar menjalankan perintah sholat bahkan dimulai sejak dini. Jika sudah mengerti maka akan terbiasa dan dari terbiasa hingga akhirnya ringan untuk menjalankannya, “jelas Supriyanti

Kepsek menekankan siswa dapat mengambil nilai nilai pesan dari kegiatan Isra Mi’raj ini agar menjadi pribadi yang berkahlak baik dan mulia.

“Pesan utamanya adalah agar siswa memiliki akhlak yang baik, jadi jika hanya pinter saja tanpa akhlak baik kurang lengkap. Karena itu merupakan tuntutan utama dalam kehidupan, “tegasnya.
Pihaknya berharap seluruh warga sekolah terutama siswa memiliki peran penting dalam kegiatan islam salah satunya adalah Isra Mi’raj. Karena jika sudah mengerti tentang sejarah agamanya maka akan lebih yakin juga untuk mengimaninya sehingga apa yang dilaksanakan ada dasarnya. (ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *