Pemkot Bekasi Gelar Konsultasi Publik untuk Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Pemerintah Kota Bekasi menggelar konsultasi publik terkait proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) berkapasitas 1.000 ton per hari. Proyek ini menggunakan teknologi moving grate incinerator yang ramah lingkungan dan sistem pengolahan gas buang yang memenuhi standar internasional.

Konsultasi publik ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Drs. Junaedi, dan dihadiri oleh aparatur Pemkot Bekasi, para pemangku kepentingan, serta perwakilan masyarakat. “Jika tidak ditangani dengan serius, Kota Bekasi diprediksi tidak mampu lagi menampung volume sampah dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Sekda Kota Bekasi.

Proyek PSEL ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi untuk mengatasi persoalan darurat sampah yang kian mendesak. Dengan jumlah penduduk lebih dari 2,5 juta jiwa, Kota Bekasi menghasilkan sampah sekitar 1.800 ton per hari.

Konsultasi publik ini bertujuan untuk memberikan informasi komprehensif terkait proyek, menyempurnakan kajian pra-studi kelayakan, menciptakan transparansi dalam proses pengadaan proyek KPBU, dan menghimpun masukan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Pemerintah Kota Bekasi terus berinovasi dengan melakukan riset dan merealisasikan program yang memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *