Jalan Rusak hingga Nasib Kader Posyandu Jadi Sorotan dalam Reses Dewan PPP Mubakhi

KOTA BEKASI – Suara hati warga RW 28, Mustikajaya, kembali ditampung langsung oleh anggota DPRD Kota Bekasi, Mubakhi, dalam kegiatan resesnya. Di tengah hangatnya pertemuan dengan masyarakat, dua isu utama mencuat: pembenahan infrastruktur yang masih tertinggal dan perhatian pada kesejahteraan para kader posyandu.

Kegiatan pada Senin (10/11/2025) yang dihadiri oleh Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Gus Sholihin, beserta tokoh masyarakat dan perangkat RW ini menjadi ajang dialog terbuka. Warga secara gamblang menyampaikan keluhan mereka, yang masih berpusat pada kondisi jalan lingkungan dan saluran air (drainase) yang dinilai belum memadai dan memerlukan perhatian serius.

Tidak kalah menyita perhatian, aspirasi dari para pahlawan kesehatan di garis depan, kader posyandu. Mereka mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan insentif sebagai bentuk apresiasi atas peran vital mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Mubakhi berjanji akan menjadi corong perjuangan warga di gedung dewan. “Setiap aspirasi yang disampaikan merupakan bahan berharga bagi kami. Semua akan kami bawa dan perjuangkan dalam Pokir (Pokok Pikiran DPRD) untuk kemudian ditindaklanjuti bersama Pemkot,” tegas politisi dari Fraksi PPP tersebut.

Ia menambahkan, komitmennya adalah memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain menyerap aspirasi, reses ini juga menjadi sarana Mubakhi untuk melaporkan kinerja dewan dan mempererat jalinan silaturahmi dengan konstituen di daerah pemilihannya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *