DEPOK, SwaraBekasi – Tim bola basket putra dan putri Kota Bekasi gagal membawa pulang medali dari nomor 5×5 pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Di babak 8 besar, tim putri Kota Bekasi harus mengakui ketangguhan Kabupaten Bogor dengan skor akhir 44-59. Sementara tim putra juga terhenti di babak yang sama setelah kalah dari Kota Bogor dengan skor 44-76.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi para pemain, mengingat nomor 5×5 merupakan nomor utama yang ditargetkan. Namun, Pengurus Cabang (Pengcab) Perbasi Kota Bekasi yang datang langsung di area pertandingan bergerak cepat untuk memulihkan kondisi mental para pemain.
Pengcab Perbasi Kota Bekasi melakukan pendampingan dan pemulihan mental agar para pemain tidak larut dalam kekecewaan. Pembinaan mental dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan diri, menjaga fokus, serta membangun kembali semangat bertanding.
Pemulihan mental dinilai penting karena para pemain masih akan kembali bertanding pada nomor 3×3. Dengan kondisi mental yang kembali pulih, pemain diharapkan dapat tampil lebih lepas, berani, dan maksimal.
Wakil Ketua Umum Perbasi Kota Bekasi, Rizky Chandratyawan, optimistis tim bola basket putra dan putri masih berpeluang membawa pulang medali dari nomor 3×3. Nomor tersebut dinilai memiliki peluang yang lebih terbuka dan sesuai dengan karakter permainan para pemain Kota Bekasi.
“Kekalahan di 5×5 menjadi pelajaran berharga. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana pemain bangkit dan kembali fokus. Kami optimistis di 3×3 bisa membawa pulang medali untuk Kota Bekasi,” ujar Rizky Chandratyawan.
Kini, seluruh perhatian tim tertuju pada nomor 3×3. Para pemain terus mempersiapkan diri, baik secara fisik, teknik, maupun mental, demi memberikan hasil terbaik untuk Kota Patriot di Porprov XV Jawa Barat 2026.





