CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi melepas 300 peserta progam pemagangan yang diselenggarakan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Program yang disebut “MMKI Development Program” ini, merekrut peserta pemagangan yang berasal dari 8 SMK binaan di Kabupaten Bekasi serta pencari kerja ber-KTP Kabupaten Bekasi melalui Dinas Ketenagakerjaan, dan akan menjalani program selama enam bulan.
Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyampaikan apresiasinya kepada PT. MMKI karena telah mendukung program Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan secara praktek langsung seperti pemagangan.
“Atas nama Pemkab Bekasi kami mengapresiasi setinggi-tingginya, karena telah mendukung program pemerintah dalam pemagangan, yang sebagian besar ber-KTP Kabupaten Bekasi,” katanya, saat menyampaikan pidato di Conference Room PT. MMKI, Kawasan GIIC, Cikarang Pusat, Selasa (16/8).
Sebagai bentuk upaya menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Bekasi mendorong para perusahaan industri di Kabupaten Bekasi untuk memiliki program pemagangan maksimal 20 persen. Dani berharap, perusahaan industri, khususnya yang membuka pemagangan, dapat menjadi wadah maupun solusi dalam menghadapi persoalan penyerapan tenaga kerja yang belum maksimal.
“Kami berharap siswa magang yang di perusahaan terutama perusahaan besar, bisa menjadi media solusi kita dalam menghadapi persoalan penyerapan tenaga kerja lokal Kabupaten Bekasi yang belum maksimal,” ucapnya.
Pj. Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta magang agar terus menggali pengalaman dari program ini, dan menjadi pegangan dalam mempersiapkan masa depan.
“Saya berpesan agar program ini dilakukan sebaik-baiknya, menyiapkan diri kalian untuk masuk dunia kerja. Disini sudah dapat uang saku, manfaatkan sebaik-baiknya. Dari sekarang kuatkan tekad bahwa mengikuti ini untuk menyiapkan masa depan,” pesannya.
Disela sambutannya, Dani memanggil 2 orang peserta magang untuk memberikan testimoninya. Disampaikan bahwa peserta magang memahami dan mempelajari dengan sungguh bagaimana produksi serta sistem kerja yang dilakukan, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi secara maksimal selama pemagangan.
Dalam tanggapannya, Pj. Bupati mengatakan dengan hadirnya testimoni tersebut dapat membuka mata para perusahaan bahwa pemagangan yang dilakukan berhasil membuat peserta memiliki kesiapan, harapan dan mimpi dalam dunia kerja yang akan mendatang.
“Bahagia rasanya kita melihat anak kita lebih siap dan punya harapan yang jelas, mereka sudah tercerahkan karena adanya program pemagangan seperti ini,” ucapnya.
Dani mengungkapkan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah melepas ratusan peserta program pemagangan. Lanjutnya, walaupun belum secara maksimal karena adanya pembatasan serta pihaknya akan terus mendorong agar ini berkelanjutan dan bertahap.
“Hari ini ada 300, kemarin keluar negeri ada 140. Dari perusahaan kan membatasi untuk magang hanya 20 persen, masih dibawah 1.000 orang. Tetapi ini akan kami dorong terus supaya berkelanjutan dan bertahap,” imbuh Dani.
Terakhir, diharapkan para peserta ini memiliki kompetensi yang sesuai, siap, tangguh dan bermotivasi tinggi dalam bersaing didunia kerja.
“Karena supply-nya banyak, pasar akan menyeleksi mana yang berkompeten, siap, tangguh dan memiliki motivasi yang tinggi. Oleh karena itu para pencari kerja harus memiliki itu.” ucapnya.
Sementara itu, Direktur PT. MMKI, Priyanto mengatakan pemagangan yang dikembangkan oleh PT. MMKI ini sebagai wujud dukungan untuk pemerintah, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan-lulusan sekolah, sehingga sesuai dengan kebutuhan industri.
“Pencanangan program pemagangan yang dikembangkan PT. MMKI ini sebagai wujud dukungan pemerintah yang nantinya akan meningkatkan kompetensi-kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya.












