KOTA BEKASI – Setelah melewati masa reses selama sepekan lalu anggota DPRD Daerah Pemilihan Bekasi Timur dan Bekasi Selatan, Kota Bekasi Evi Mafriningsianti telah menjaring beberapa aspirasi masyarakat. Pihaknya mengklaim bahwa hasil penjaringan aspirasi yang dilakukan di wilayah Dapil menjadi hal yang sangat penting sebagai bahan penyusunan Rencana Pembangunan Kota Bekasi kedepan.
mengatakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat dari reses menjadi hal yang paling mendasar untuk mempertimbangkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi. Meskipun beberapa aspirasi seluruhnya tidak dapat tercover melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun secara skala prioritas sebagian aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat minimal dapat direalisasikan.
“ Iya jadi dari reses kemarin itu tak hanya sekedar seremonial, tetapi benar penting bagi masyarakat. Karena pada kesempatan itu mereka mengusulkan kegiatan yang menjadi skala prioritas berdasarkan kebutuhan di lingkungannya, maka saya sebagai kepanjangan tangan dari masyarakat tentunya memiliki kewajiban untuk mengawal dan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi khususnya di wilayah Dapil, “ ujar Evi sebelum memulai Rapat Badan Anggaran 2023, di Kantor DPRD Kota Bekasi, Selasa (16/8/2022)
Lanjut ia menyampaikan dari beberapa aspirasi yang telah diterima di wilayah Dapil Kecamatan Bekasi Timur dan Bekasi Selatan. Salah satu prioritasnya yakni bidang kesehatan, tahun ini pihaknya akan merealisasikan kebutuhan masyarakat dengan melakukan penyerahan bantuan dua unit kendaraan mobil ambulance yang diperuntukan bagi lingkungan sekitar Kelurahan Aren Jaya dan Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
“ Ada beberapa aspirasi masyarakat Insha Allah sudah dapat terealisasi bulan ini diantaranya satu unit mobil ambulance yang dianggarkan melalui APBD dan satu unit mobil ambulance lagi yang diberikan bantuan melalui dana CSR salah satu perusahaan BUMN untuk lingkungan warga RW 013 Aren Jaya dan RW 012 Duren Jaya. Mudah mudahan pada akhir Agustus 2022 ini semuanya sudah dapat diserah terimakan, “ terangnya
Anggota DPRD asal Fraksi PAN itu juga menekankan bagi masyarakat yang menerima bantuan fasilitas kesehatan kendaraan mobil ambulance agar nantinya turut memelihara, merawat serta menjaga karena itu merupakan asset milik daerah. Kata dia pihaknya menyadari begitu banyak juga aspirasi di wilayah Dapilnya yang masih belum tercover seluruhnya oleh APBD karena keterbatasan alokasi anggaran, namun kendati demikian akan terus diperjuangkan meskipun tanpa harus mengandalkan sumber anggaran APBD.
“ Tentu dari aspirasi masyarakat yang telah disampaikan tidak mungkin seluruhnya tercover oleh APBD kita. Sementara kebayang APBD kita harus mencover 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan kan, jadi karena terbatas sehingga yang saya lakukan adalah melakukan beberapa terobosan untuk menghadirkan bantuan aspirasi tanpa lewat anggaran APBD. Alhamdulillah pada Minggu (21/8/2022) mendatang kita juga akan mendapatkan satu unit mobil ambulance melalui perbantuan dana CSR untuk warga lingkungan RW 012 Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, jadi total ada dua unit ambulance yang akan diserahkan di dua lokasi berbeda, “ tandasnya
Disamping itu Evie kembali menegaskan bahwa untuk menjaring dan merealisasikan apirasi harus disesuaikan berdasarkan kebutuhan lingkungan. Namun sejauh ini pihaknya masih konsen dengan dua bidang diantaranya yakni kesehatan dan pendidikan, terlebih pada bidang tersebut sejalan dengan tugas pokok fungsinya di Komisi IV DPRD Kota Bekasi.
“ Kalau kita mengawal aspirasi tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan di lingkungan, artinya yang menjadi prioritas kebutuhan di lingkungan itu apa. Konsen saya sekarang ada di bidang kesehatan dan pendidikan terlebih karena merupakan bagian Tupoksi saya yang ada di Komisi IV. Tetapi tentu sebagai wakil rakyat saya juga terus berusaha untuk mengawal seluruh aspirasi yang ada dari bidang lain seperti Infrastruktur maupun yang lainnya, “ imbuhnya
Ia berharap dengan dapat merealisasikan aspirasi masyarakat fasilitas kesehatan berupa kendaraan mobil ambulance. Selanjutnya warga lingkungan setempat yang menerima dapat merawat dan menjaga bersama agar terus dirasakan manfaatnya bagi masyarakat pada umumnya.( Ris)











