oleh

H. Edi, Terjun ke Politik Atas Dorongan Ayah

Swara Bekasi .com  Politikus Asal Jatisampurna H Edi, secara membuka perjalanannya terjun ke politik atas dorongan sang ayah, untuk meneruskan jejaknya di Partai Golkar.

Perintah agar aktif di Partai Berlambang pohon beringin itu pun diterima H. Edi, setelah dirinya menyelesaikan study di IAIN Bandung pada 2022 lalu. Hingga kini dipercaya sebagai wakil Ketua DPRD Kota Bekasi.

“Ayah perintahkan langsung untuk aktif di dalam organisasi partai berlambang pohon beringin. Perintah itu saya terima setelah lulus kuliah, “ungkap H. Edi anggota DPRD Kota Bekasi dia periode ini.

Selama bertahun-tahun, ia terus mengikuti proses panjang di dalam organisasi itu. Dan akhirnya pengalaman di dunia politik praktis pun membentuk dirinya hingga sekarang.

“ memang pada tahun 90an ayah saya sudah menjadi pengurus partai. Dan perintah itu masih saya jalankan hingga sekarang,” ujar H.Edi saat ditemui di ruang kerjanya,

Meski bukan kali pertama ia duduk di gedung DPRD, namun wakil rakyat dapil Jatiasih-Jatisampurna ini tetap menunjukan konsistensinya sebagai keterwakilan dari masyarakyat.

Ia terus menggelorakan dan menjalankan fungsi-fungsi DPRD untuk mengawasi jalannya roda organisasi baik di legislatif maupun eksekutif.

Dirinya juga terus mendorong pemerintah agar tetap menjalankan kebijakan yang telah disepakati secara bersama dan selalu berpihak kepada rakyat.

Bukan tanpa alasan, sikapnya yang selalu konsisten terhadap kepentingan rakyat ini sudah diterapkan ketika masih mengenyam dunia pendidikan di IAIN Bandung.

“Dari masih mahasiswa, memang saya sudah aktif berorganisasi. Dan kajian-kajian kita dulu itu ya terkait isu-isu fundamental kerakyatan. Jadi, meski saya sekarang menjadi pejabat, keberpihakan terhadap rakyat harus terus kita utamakan,” ucapnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya ketika masih menjadi mahasiswa. Ia mengaku pada saat menjadi mahasiswa dulu, dirinya pun banyak terlibat aktif dalam organisasi mahasiswa.

Ia tergabung dalam satu wadah besar yang bernama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Jabatan ketua komisariat pun didapuknya pada saat itu.

Putra daerah ini juga pernah mendirikan organisasi yang bernama Forum Kominikasi Pemuda Jatikarya (FKPJ).

Menurutnya, organ FKPJ pada saat itu dibentuk lantaran di wilayah tempat tinggalnya banyak perusahaan-perusahaan yang telah berdiri tegak.

Tak ingin menjadi penonton saja, maka dirinya bersama rekan lainnya mengorganisir para pemuda di wilayah tersebut kedalam forum itu.

“Kita tak ingin jadi penonton saja, kita organisir para pemuda yang belum bekerja dan kita lakukan audiensi ke perusahaan-perusahaan yang baru berdiri.

Dan ahamdulillah para pengusaha menyambut baik keberadaan kita. Akhirnya, para pemuda yang tergabung dalam FKPJ ini banyak masuk ke perusahaan-perusahaan disitu,” ungkapnya. (Adikarya )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed