Guru di Rawalumbu Dibekali Materi Kurikulum Merdeka

RAWALUMBU – Kelompok Kerja Guru di bawah naungan Unit Pelaksana Pendidikan Kecamatan Rawalumbu menggelar workshop atau In House Training (IHT) dalam rangka mewujudkan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Sepanjang Jaya I Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. kegiatan berlangsung selama 4 hari  dari tanggal 9  -12 /8 /2023

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, didampingi  Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah UPP Rawalumbu, Karju Hasan Syafei membuka kegiatan tersebut.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya sosialisasi dan pelatihan dalam merancang pengimplementasian Kurikulum Merdeka. Guru-guru penggerak di Kecamatan Rawalumbu, yang kini telah menjadi kepala sekolah, berjumlah 9 orang dan terlibat secara aktif dalam mendorong penerapan kurikulum ini di berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Proses implementasi ini dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan kondisi riil di lapangan serta kesiapan dari berbagai pihak, seperti kepala sekolah, komite sekolah, siswa, dan orangtua.

“Kami berdayakan guru-guru di sekolah untuk lebih memahami dan menguasai materi Kurikulum Merdeka sebelum mengimplementasikannya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kurikulum ini dapat diterapkan dengan baik,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar.

Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pelatihan selama 4 hari yang terdiri dari 2 hari sesi dalam ruangan (in-house) dan 2 hari sesi di luar ruangan (on-site). Para peserta, yang terdiri dari 56 guru kelas 1 dan 4 serta guru kelas 2 dan 5, diajarkan tentang strategi dan metode dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Workshop ini juga melibatkan 6 narasumber, termasuk pengawas dan perwakilan dari Dinas Pendidikan.

Ketua Panitia, Asep Nurdin Toha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dan dianggarkan melalui Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) masing-masing sekolah.

“Kami ingin mempersiapkan para guru dalam menjalankan Kurikulum Merdeka dengan baik. Kami melihat pentingnya penerapan kurikulum ini agar siswa-siswa kami memiliki pemahaman yang lebih dalam dalam memecahkan berbagai persoalan,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah UPP Rawalumbu, Karju Hasan Syafei, menegaskan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan dan sekolah dalam menjalankan kurikulum baru ini.

“Kami bekerja sama untuk mempersiapkan implementasi Kurikulum Merdeka agar tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan sesuai dengan perkembangan zaman dapat tercapai,” ujarnya.

Workshop ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada para guru mengenai prinsip dan pendekatan Kurikulum Merdeka, serta mendorong sinergi antara berbagai pihak untuk mensukseskan penerapannya.

Dengan adanya dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan komitmen dari para guru, implementasi Kurikulum Merdeka di Kecamatan Rawalumbu diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di wilayah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *