BEKASI – Kota Bekasi, khususnya Kecamatan Pondokmelati, sedang berjuang dengan masalah pendidikan yang serius. Dengan hanya satu SMP Negeri yang tersedia, banyak siswa harus mencari alternatif lain setelah lulus SD. Sementara itu, kecamatan lain di Kota Bekasi telah dilengkapi dengan lebih dari satu SMP Negeri.
Heri Purnomo, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, telah mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk menambah jumlah SMP Negeri di Kecamatan Pondokmelati. Menurutnya, ini adalah kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
“Kecamatan Pondokmelati memiliki potensi yang besar. Jumlah lulusan SD-nya cukup tinggi setiap tahunnya. Namun, hanya ada satu SMP Negeri. Jika ada warga yang tidak mendapat sekolah negeri disitu harus mencari sekolah swasta atau pindah ke kecamatan lain,” kata Herpur, sapaan akrabnya.
Herpur telah berusaha untuk memastikan penambahan pembangunan gedung SMP Negeri di Pondokmelati dapat direalisasikan pada anggaran tahun 2024. Namun, hingga saat ini, ia belum mendapatkan respons positif dari Pemerintah Kota Bekasi.
“Saya sudah mengusulkan hal ini sejak tahun lalu, tapi ternyata di anggaran tahun ini tidak masuk mata anggarannya. Padahal, ini adalah aspirasi dari masyarakat Pondokmelati yang sangat mengharapkan adanya SMP Negeri baru di sini,” ungkapnya.
Herpur berjanji akan terus berjuang untuk mewujudkan SMP Negeri baru di daerah pemilihannya. Ia berharap, Pj Wali Kota Bekasi dapat memberikan solusi untuk masalah ini.
“Dengan adanya SMP Negeri baru di Pondokmelati, saya berharap bisa meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa di wilayah tersebut. Saya juga berharap, bisa mengurangi beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa yang selama ini harus membayar mahal untuk sekolah swasta,” tutupnya. (adv)












