Ketrengan foto .Penampilan Kosidah Az Zakiyah saat HUT Ke 5 Himpunan Artis Musisi di Taman kantor Desa Tamnun Kec Tambun Kab Bekasi Kamis (1/5/24)
BEKASI – Kosidah Az Zakiyah turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Himpunan Artis Musisi (HAM) di taman kantor Desa Tambun Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Minggu (1/5/2024).
Pembina Marawis Azakiyah, Hj Gawi Yulianti Badrun, menyampaikan bahwa Marawis Az Zakiyah berada di bawah naungan Yayasan Az Zakiyah yang didirikan pada 2004.
“Yayasan Az Zakiyah resmi berdiri pada 4 Januari 2004, sehingga kini telah berusia 20 tahun,” kata Hj Gawi.
Selama 20 tahun berdirinya, Yayasan Az Zakiyah telah mengadakan banyak kegiatan, salah satunya terbentuknya grup Kosidah Az Zakiyah. Grup ini sering tampil di acara pemerintahan pendidikan di Kota Bekasi yang diselenggarakan dan acara pernikahanAqiqah,Walimatus safar ,dll.
“Grup Kosidah Az Zakiyah sering diundang untuk memeriahkan acara pernikahan dan acara lainnya. Kami tidak memasang target bayaran untuk para pemain, kami menerima dengan senang hati apa pun yang mereka berikan,” ujarnya.

Kosidah Az Zakiyah selalu antusias saat menghibur tamu undangan dalam acara pesta. Banyak warga yang senang mengundang mereka untuk mengisi acara hiburan.
“Rata-rata warga senang mengundang kami untuk mengisi acara hiburan, karena kami tidak memasang target untuk bayaran para pemain berapa pun mereka mengasih kami terima dengan senang hati,” ucap Hj Gawi yang berprofesi sebagai guru SMKN 3 Kota Bekasi dan Dosen di Jakarta ini.
Yayasan Az Zakiyah juga aktif dalam bidang keagamaan dengan mengadakan pengajian secara rutin serta membina anak yatim sebagai anak asuh dengan menyediakan kebutuhan pendidikan dan memberikan santunan setiap bulan.
“Zaman dulu di Ciketing masih sangat langka pengajian dan orang banyak buta huruf Al-Qur’an. Alhamdulillah selama 20 tahun berjalan ini banyak sekali perubahan yang positif,” terang Hj Gawi yang merupakan istri H Suroso seorang TNI AL.
Di samping memberikan santunan secara rutin, Yayasan Az Zakiyah juga mengadakan bakti sosial seperti khitan gratis. Hj Gawi juga mengingatkan pentingnya mempertahankan seni tradisional seperti Kosidah rebana , agar tidak terlupakan oleh generasi muda.
Hj Gawi juga sebagai pengiat seni, mengimbau generasi muda untuk tetap mempertahankan seni tradisional tersebut.
“Saya mengimbau kepada anak muda ayolah kita tingkatkan kegiatan memukul rebana atau Kosidah untuk meneruskan dan jangan sampai generasi kita tidak tahu kosidah dan marawis dan jangan sampai hilang dari hati kalian,” pungkasnya. (*)







