Keterangan Foto Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Dra. Hendriyati,. M,Pd.
BEKASI – SMAN 1 Kota Bekasi dikenal sebagai sekolah favorit dengan segudang prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Para alumninya banyak yang diterima di perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
Banyak yang beranggapan bahwa siswa SMAN 1 Kota Bekasi hanya berasal dari kalangan elit. Namun, faktanya, siswa dari keluarga pemegang KETM (Kartu Ekonomi Terbatas dan Miskin) ekstrem pun dapat menikmati pendidikan di SMAN 1 Kota Bekasi.
Dalam rangka menyukseskan program pemerintah, SMAN 1 Kota Bekasi memberikan perhatian khusus kepada para siswa dari kalangan kurang mampu pemegang KETM ekstrem. Pada tahun pelajaran 2024/2025, tercatat ada dua siswa yang masuk melalui KETM ekstrem.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Een Hendrayati, berpendapat bahwa pemerintah mempunyai perhatian besar kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Contohnya, dalam pendaftaran KETM ekstrem, ada tiga yang terdaftar di SMAN 1 Kota Bekasi. Dua orang saat ini telah terdaftar sebagai siswa, namun satu orang mengundurkan diri mungkin karena jarak antara sekolah dan tempat tinggal terlalu jauh, dan itu disertai surat pengunduran diri yang diketahui oleh kepala sekolah,” ungkapnya.
Menurutnya, dua orang siswa tersebut benar-benar harus dibantu. Bahkan, dari pihak sekolah sepakat sejak awal.
“Kami sudah mencatat dua siswa yang masuk melalui jalur KETM ekstrem dan akanj memberikan seragam kepada mereka sehingga ketika datang untuk daftar ulang, mereka sudah difasilitasi oleh sekolah,” lanjutnya.
“Kami akan memberikan pakaian seragam, karena bagaimanapun mereka adalah orang-orang yang menjadi perhatian khusus bagi kami. Meskipun jarak mereka sangat jauh, karena skala prioritas sudah ditetapkan, mereka diterima. Menurut saya, program KETM ekstrem sangat baik,” tutupnya.












