
BEKASI – Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi siap menyongsong masa penerimaan mahasiswa baru pada tahun ajaran 2024/2025.
Rektor UNISMA Bekasi, Dr. Amin, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa UNISMA Bekasi sebagai perguruan tinggi tertua dan terbesar di Bekasi terus mengukir prestasi.
Dengan 24 program studi beragam yang memiliki akreditasi sangat baik dan unggul, UNISMA Bekasi telah memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang menjadi pilihan para calon mahasiswa untuk menatap masa depannya
“Kami memiliki fasilitas lengkap, lokasi strategis, dan dosen berkualitas dari dalam dan luar negeri dan tentunya dengan berbagai program yang berkualitas” kata Rektor Amin.
Hal itu dikatakan Amin di hadapan ratusan koordinator guru BK yang mengikuti Workshop Teknis Pengisian PDSS dan Pembuatan Soal UTBK, di ruang seminar lantai 3 Gedung Pascasarjana UNISMA Bekasi, Jumat (12/1/2024)
“Kerjasama dengan berbagai pihak, para pengguna lulusan, DUDI dunia usaha dan industri, termasuk kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri, menjadi bukti kuat keberhasilan kami dalam menghubungkan pendidikan dengan dunia kerja,” imbuh Rektor Amin.
Tahun ini, UNISMA Bekasi telah menyalurkan beasiswa sebesar Rp1,5 miliar untuk sekitar 300 an mahasiswa Dalam upaya memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang berprestasi sekaligus membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan pembiayaan.
Untuk masa penerimaan mahasiswa baru tahun 2024/2025, UNISMA Bekasi memberikan berbagai skema menarik, mulai dari pemberian berbagai potongan biayan untuk setiap termin penerimaan, siswa berprestasi dll. Bonus atau potongan biaya tersebut meliputi bebas pendaftaran dan potongan biaya pendidikan yang tentunya ada syarat/ ketentuannya” ucapnya.
Rektor Amin juga mengumumkan terobosan baru dalam penataan manajemen internal dan peningkatan berbagai program untuk mencapai kategori teaching university yang mengarah kepada enterprener university.
“Kami bergerak dari kategori Teaching University ke arah Research University dan enterprener university dengan peningkatan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dan alhamdulillah saat ini klasterisasi penelitian dan pengabdian masyarakat yang mencapai kategori utama,” ucapnya.
Mengenai strategi pemasaran, Rektor Amin menjelaskan dua pendekatan, yakni soft selling dan hard selling.
“Dengan citra pengajaran yang baik dan kegiatan menarik, seperti mengadakan berbagai event olah raga dan lomba baik akademik ataupun non akademik, kunjungan ke sekolah, kami berupaya menarik perhatian calon mahasiswa,” ujarnya.
Sementara, Kepala Sub DKP3MB UNISMA Bekasi, Sisferi Hikmawan M. Kom, menambahkan pihaknya gencar mempromosikan UNISMA kepada guru BK dan menjalin kerjasama dengan sekolah sebagai mitra.
“Guru BK yang ikut program marketer juga akan mendapatkan keuntungan fee ketika siswanya mendaftar di kampus UNISMA Bekasi,” ujarnya.
Dengan lebih dari puluhan bahkan ratusan sekolah saat ini sebagai mitra, UNISMA Bekasi berencana memperluas kerjasama dengan lebih banyak sekolah dan perusahaan.
“Tahun ini, kami optimalkan pendekatan kami ke sekolah untuk memastikan bahwa UNISMA tetap menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa,” kata Sisferi. (*)











